Masa depan organisasi terdiri dari kembaran digital: Bertransformasi dengan kecerdasan buatan dan memperkuat sektor seperti perawatan kesehatan dan keuangan. Kecerdasan Buatan (AI) lebih dari sekadar ChatGPT. Meskipun tahun 2023 membawa AI ke kesadaran publik berkat terobosan chatbot OpenAI, AI sebenarnya telah berkembang selama beberapa dekade secara diam-diam, menunggu momen yang tepat untuk bersinar. Saat ini AI adalah jenis teknologi yang sangat berbeda—mampu mensimulasikan, mencipta, menganalisis, dan bahkan mendemokratisasi, memperluas batasan apa yang mungkin di hampir setiap industri.
AI mampu mencapai prestasi luar biasa, seperti mensimulasikan realitas (melalui Deep Learning dan Reinforcement Learning), menciptakan konten baru (dengan model seperti GPT dan GAN), dan memprediksi hasil dengan menganalisis kumpulan data besar. Sektor seperti perawatan kesehatan, keuangan, dan keamanan sudah merasakan dampaknya:
Contoh-contoh ini hanyalah puncak gunung es. Dari properti dan asuransi hingga layanan pelanggan dan sistem peradilan, AI memiliki kemampuan untuk merevolusi hampir setiap aspek kehidupan kita.
Salah satu aplikasi AI yang paling menarik adalah penciptaan kembaran digital. Dengan mensimulasikan realitas menggunakan data operasional, perusahaan dapat mengeksplorasi dampak AI dengan aman sebelum menerapkannya secara luas. Kembaran digital dapat mewakili seorang pilot, hakim, atau bahkan penilai kredit digital, memungkinkan perusahaan mengurangi risiko dan secara bertahap mengintegrasikan AI ke dalam operasi mereka.
Saat perusahaan ingin mengadopsi AI, mereka harus mempertimbangkan pertanyaan seperti “membeli, menggunakan open source, atau membangun sendiri?” dan “bagaimana kita meningkatkan karyawan saat ini dengan alat AI?” Penting untuk melihat AI sebagai cara untuk meningkatkan kemampuan manusia—bukan menggantikan. Tujuan akhirnya adalah menciptakan penasihat yang diperkuat (augmented advisors) yang mendukung pengambilan keputusan tanpa mengorbankan aspek manusiawi.
Dengan kekuatan besar datang tanggung jawab besar. UU AI Uni EropaEU AI Act diberlakukan pada 2024 dan bertujuan menyeimbangkan inovasi dengan hak-hak fundamental dan keselamatan. Perusahaan harus proaktif memikirkan bias dalam model AI, privasi data, dan implikasi etis dari penerapan teknologi semacam itu.
Pertimbangkan penggunaan data sintetis yang dihasilkan oleh GAN untuk mengatasi bias, dan manfaatkan alat seperti SHAP atau LIME untuk membangun sistem AI yang lebih dapat dijelaskan. Kita membutuhkan AI yang mendukung tujuan dan nilai-nilai manusia—teknologi yang dapat meningkatkan kehidupan, bukan membahayakannya.
AI sudah menentukan bagaimana kita hidup dan bekerja. Menurut Gartner, enam dari sepuluh hal terpenting tren teknologi untuk 2024 terkait AI. Forrester memperkirakan bahwa pasar AI akan mencapai nilai $227 miliar pada tahun 2030. Perusahaan harus segera mencari cara untuk membawa AI keluar dari laboratorium dan menerapkannya dalam use case praktis.
Masa depan bukan tentang menggantikan manusia, tetapi tentang menciptakan dunia di mana AI pribadi bekerja sama dengan AI perusahaan, kapasitas manusia ditingkatkan dan industri diubah. Visi ini jelas—terima AI secara bertanggung jawab dan manfaatkan kekuatannya untuk masa depan yang lebih efisien dan lebih kaya.
Bagaimana Fortis AI dapat membantu dengan topik ini
Fortis AI merancang dan mengembangkan strategi ini. Jauh sebelum perusahaan besar seperti Oracle dan Microsoft mengadopsi gagasan ini. Ini memberikan keuntungan strategis dalam hal kecepatan, pendekatan, dan visi masa depan.
Tujuan yang harus Anda tetapkan
Saat menerapkan digital twin, penting untuk menetapkan tujuan yang jelas dan terukur. Pertimbangkan langkah-langkah berikut:
Mengapa Fortis AI
Fortis AI membedakan diri dengan menggabungkan AI dengan pendekatan yang berfokus pada klien dan keahlian mendalam dalam TI. Fokusnya adalah menyediakan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan unik organisasi Anda. Dengan bekerja sama dengan Fortis AI, Anda dapat memastikan inisiatif AI Anda direncanakan secara strategis dan dilaksanakan secara efektif, menghasilkan perbaikan yang berkelanjutan dan keunggulan kompetitif.